ADZAB KUBUR ADALAH SEBUAH KEPASTIAN
Easystem   04 September 2018   Dibaca 128 kali  

SESUNGGUHNYA termasuk aqidatus Ahlus Sunnah wal Jama'ah ysng wajib diyakini oleh setiap muslim adalah tentang adanya adzab (siksa) kubur.Inilah Aqidah Islam yang Diimani oleh Rasulullah SAW dan yang diajarkan kepada umat nya. Namun pada zaman sekarang ini ada sebagian kalangan yang berusaha menghidupkan kembali kesesatan paham Rasionalis atau Mu'tazilah yang mengingkari akan adanya adzab kubur dengan melontarkan berbagai macam syubhat sehingga membuat ragu hati sebagian saudara-saudara kita kaum muslimin kecuali yang dirahmati oleh Alah SWT terhadap aqidah ini.Oleh karena itu,pada kesempatan kali ini dengan senantiasa memohon taufiq dari Allah SWT penulis berusaha membahas masalah ini.Semoga bermanfaat dan menjadi petunjuk bagi saudara-saudaraku yang masih bingung atau pun yang tersesat jalannya.Allahul Musta'an.

       Dalil Tentang Adanya Adzab Kubur

Ketahuilah wahai Saudara-saudraku semoga Allah SWT merahmatimu bahwa adzab kubur adalah haq(benar) berdasarkan dalil dari Al-Qur'an, as-sunnah dan ijma'(kesepakatan) ulama.

1.   Allah SWT berfirman  :

وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ عَذَابًا دُونَ ذَٰلِكَ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.(QS.ath-Thur [52]:47).

Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir as Sa'di Rakhimahullah,"Tatkala Allah SWT menyebutkan bagi orang-orang dzalim di Akhirat,Dia mengabarkan bahwa ada adzab untuk mereka sebelum adzab pada hari kiamat nanti.Ini mencakup adzab di dunia dengan dibunuh,ditawan dan diusir, juga meliputi adzab barzakh dan adzab Kubur. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka tidak mereka tidak menyakininya."(Taisir Al-Karimir Rahman 5/122)

2.  Dan juga berfirman  :

وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُ ۖ الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ

"Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu" Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan"(QS.al-An'am [6]:93)

Ibnu Abbas RA berkata,"Ini Adalah saat kematian.para malaikat memukuli wajah dan pantat mereka ." (Fathul Bari 3/2337,Lihat pula Qs.Muhammad:27,al-Anfal:50-51, al-Mukmin:45-46 dan Thaha:124)

3.  Dari Abu Hurairah RA Rosulullah SAW bersabda, "Apabila salah seorang diantara kamu selesai dari Tasyahud Akhir, maka ucapkanlah:"Aku berlindung kepada Allah SWT                dari empat hal: dari adzab jahannam,adzab kubur,fitnah kehidupan dan kematian,dan fitnah al-Masih ad-Dajjal."(HR-Muslim:588)

4.  Dari Abu Ayyub al-Anshari RA dia berkata, Rasulullah SAW keluar rumah saat matahari terbenam.Beliau bersabda, 'orang-orang yahudi itu disiksa dalam kuburnya.                        (HR Bukhari:1375, Muslim:2869)

5.  Imam Syafi'i Rakhimahullah berkata, "Adzab kubur itu benar terjadi.pertanyaan yang diajukan kepada penghuni kubur juga benar adanya."(al-I'tiqad:255)

6.  Al-Imam Abul Hasan al-Asy'ari Rakhimahullah berkata, "Ahlus Sunnah wal Jama'ah bersepakat bahwa Adzab kubur itu Haq." (Risalah ila Ahli ats-Tsaghr:279)

7.  Berkata Imam Ahmad Rakhimahullah, "Adzab kubur itu Haq.Tidak ada yang mengingkarinya selain orang yang sesat lagi menyesatkan." (Thabaqat Hanabilah 1/66)

 

Kemutawatiran Hadits Tentang Adzab Kubur 

    Ketahuilah wahai saudara-saudaraku semoga Allah merahmatimu bahwa hadits-hadits tentang adanya adzab kubur banyak sekali. Para Ulama Ahli hadits telah menegaskan bahwa hadist-hadits tentang adzab kubur mencapai derajat mutawatiran.Berikut ini sebagian komentar mereka:

  1.   Imam Ibnu Abdil Barr berkata,"Hadits-hadits tentang masalah ini(adzab kubur) derajatnya mutawatir.Semua Ahlus Sunnah Wal Jama'ah mengimaninya dan tiada yang                   mengingkarinya selain ahli bid'ah." (at-Tahmid 9/230)
  2.   Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, "Adapun Hadits-hadits tentang adzab kubur dan pertanyaan malaikat munkar dan nakir,maka jumlahnya banyak sekali dan             mutawatir dari Nabi SAW." (Majmu' Fatawa 4/285)
  3.   Al-'Allamah as-Saffarini berkata, "Beriman dengan siksa kubur hukumnya wajib dalam syariat karena telah shahih sejumlah hadits dari Nabi yang ma'shum yang menca       pai derajat mutawatir." (Lawami'ul anwar 2/5)
  4.   Berkata al-Imam Ali ibn Abil 'izz al-Hanafi, "Telah mutawatir berita dari Rasulullah SAW tentang adanya adzab kubur dan nikmat kubur bagi penghuninya,juga tentang          pertanyaan dua malaikat.maka wajib meyakini dan mengimani kebenarannya." (Tahdzib ath-Thahawiyah;238)                                                                                                                  

Syubhat Para Pengingkar Adzab Kubur

                   Sebenarnya banyak sekali syubhat-syubhat (kerancuan) yang mereka tebarkan namun karena keterbatasan halaman,kami hanya menyebutkan tiga saja,tentunya beserta bantahannya.

  1. Syubhat : Haditsnya berstastus ahad ,yang berarti tidak meyakinkan,padahal meyakinni yang zhanni (bersifat meragukan) adalah haram.Jawab : Sudah kami jelaskan di atas bahwa hadits-hadits tentang adzab kubur berderajat mutawatir bukan ahad.Dan apakah sebuah hadits yang berderajat ahad tidak dapat dijadikan sebagai hujjah (dallil) dalam masalah aqidah sedangkan dalam masalah ahkam(hukum) diperbolehkan? sungguh pemilahan seperti ini merupakan paham yang batil dan tidak pernah dikenal dari seorang sahabat,tabi'in dan tabi'i tabi'iin maupun seorang imam.paham ini hanyalah dikenal dari para pembesar ahli bid'ah dan pendewa filsafat.(Mukhtashar Shawa'iqul Mursalah,Ibnul Qayyim 2/412, 433-435)
  2. Syubhat : Adzab kubur hanyalah masalah Khilafiyah (diperselisihkan).Jawab : Benar,tetapi perselisihan dalam hal itu terjadi antara ahli haq dan ahli batil,bukan perselisihan antara sahabat Nabi,tabi'in tabi' tabi'in dan para ulama salaf. Berkata Imam Abu Hasan Al-Asy'ari "Kaum Mu'tazilah mengingkari adzab kubur,padahal telah diriwayatkan oleh Nabi SAW melalui banyak jalur,demikian pula dari sahabatnya semoga Allah meridhai mereka.tidak pernah dinukil dari seorang pun dari mereka ada yang mengingkari,meniadakan dan menolak nya.Dengan demikian,hal itu menjadi ijma(konsensus) para sahabat Nabi SAW." (al-Ibanah 'an Ushul ad-Diyanah:125)
  3. Syubhat : Adzab kubur itu irasional (tidak masuk akal).buktinya kalau kita bongkar kuburannya,tidak kita jumpai perubahan keadaan,pertanyaan malaikat,nikmat,dan siksa kubur.Jawab : Adzab kubur termasuk perkara ghaib,sedangkan kewajiban kita adalah beriman terhadap perkara ghaib.Allah SWT berfirman menyifati para hambanya yang bertaqwa :

                                                                                                                                                                                                                                              الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ

          (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib.(QS Al-Baqarah:[2]:3)

Sesungguhnya adzab kubur telah tetap berdasarkan dalil yang qathi (pasti); Al-Qur'an,Hadits mutawatir,dan ijma' ulama salaf.lalu pantaskah kita mengingkari hanya lantaran akal kita belum menjangkauinya? Lupakah kita bahwa Allah SWT berfirman :

وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

"dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit".(QS Al-Isra'[17]:85)

        Dan sesungguhnya adzab dan nikmat kubur itu hanya dapat dirasakan oleh mayit yang bersangkutan saja dan tidak dirasakan oleh orang selainnya.

Termasuk Kiat Terbebas Dari Adzab Kubur

       Diantara sebab seorang tertimpa adzab kubur adalah sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Ibnu Abbas RA bahwa Nabi Muhammad SAW pernah berjalan melewati kuburan,lantas beliau bersabda, "Sesungguhnya keduanya sedang di siksa.dan mereka tidak disiksa karena hal yang memberatkan (untuk dikerjakan/di tinggalkan).salah satunya karena ia mengadu domba.adapun yang lainnya karena tidak berhati-hati dari kencingnya," (HR. Bukhari:216, Muslim:292).

        Berkata al-Imam Abu Laits As-Samarqandi, "Barang siapa ingin selamat dari adzab kubur maka ia harus berkesinambungan mengerjakan empat perkara dan meninggalkan empat perkara.Empat perkara yang harus senantiasa diperbuat yaitu: Sholat lima waktu,sedekah,membaca Al-Qur'an,dan memperbanyak bertasbih.Sesungguhnya empat hal ini kana menerangi kubur dan melapangkannya.Adapun empat perkara yang wajib dihindari adalah: Dusta,khianat,adu domba, dan sembrono dalam buang air kecil." (Tanbihul Ghafilin:45) Allahu'Alam.

 

 

Sumber  :Buletin Al-Furqon volume 12 No.1

 
Tags :
10

Bagikan :


Baca Juga

Jadwal Kajian
Sahabat Nabi SAW Generasi Terbaik Umat Islam