ANTARA AYYUB DAN SUNNAH NABI
Easystem   31 Juli 2018   Dibaca 112 kali  

   Dari Hammdah bin Zaid, ia berkata, " Menurutku, Ayyub adalah orang yang paling afdhal dari semua orang yang paling afdhal dari semua orang yang palling afdhal dari semua orang yang aku pernah bermajelis dengannya, dan beliau adalah orang yang paling bersemangat dalam mencontoh dan mempraktikan sunnah Nabi.

   Dari Ibnu Uyainah, Ia berkata, " Ayyub pernah mengatakan, 'sungguh bila sampai berita kepadaku aka meninggalnya seorang Ahlus Sunnah maka Seakan - akan telah terpotong salah satu anggota badan dari tubuhknu."

   Dari Hammad bin Salamah , ia berkata, "ayub pernah berkata , Barangsiapa yang cinta Abu Baka sungguh ia telah menerangi jalanya, barangsiapa yang cinta Utman, sungguh ia telah mengambil penerangan dari cahaya Allah, dan barangsiapa yang cinta Ali, Sungguh ia telah berpegangan dengan tali yang kuat, dan barangsiapa yang berkata prihal kebaikan pada diri para sahabat Rasulullah , maka sungguh ia telah berlepas diri dari kemunafikan.'

   Berkata Sa'id bin Amir ad-Dzab'i dari sallam bin Abi Muthi,' ia berkata, "Suatu hari Ayyub melihat seorang dari ahlul ahwa (pengekor hawa nafsu), lalu belliau berkomentar, 'Sungguh aku melihat rona kehinaan tersirat di wajahnya.'

Lalu beliau membaca ayat:

 

سَيَنَالُهُمْ غَضَبٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَذِلَّةٌ

Kelak akan menimpa mereka  kemurkaan dari Rabb mereka dan kehinaan.(QS. al - A'raf[7]:152)

     Lalu beliau mengatakan, 'Itulah balasan bagi setiap orang yang mendustakan, mereka para ahlul ahwa (pengekor hawa nafsu) dinamkan juga Khawaij, mereka berselisih dalam nama namun bersepakat dalam mengangkat senjata untuk memerangi kaum muslimin.

Dari Hisyam bin Hassan dari Ayyub as-sahtiyani, ia berkata, " Tidaklah para pelaku bid'ah tetkala menambah kesungguhannya, melainkan ia semakin menambah jauh dari Allah

Demikianlah  sikap seorang Muslim Sunni terhadap kebid'ahan, karena sunnah dan bid'ah tidak akan pernah bersatu, masing - masing akan mengalahkan lawanya, bila seorang tidak meyibukkan diri dalam perkara sunnah maka ia akan terjerumus dalam perkara bid'ah ,maka tindakan menghindar dan lari dari kebid'ahan adalah tindakan preventif yang terbaik hingga ia selamat dari virus berbahaya tersebut, dan segala sarana dalam kebidhan hendaklah harus segera dihindarkan dari bertemu dengan ali bi'dah, berbicara dengan mereka, atau mendengar ucapan - ucapan mereka.

 

Sumber : ( 125 Edisi 11 Th.Ke 11 Jumanda Akhir 1433 [ Apr - Mei' 12])

 

Bagikan :


Artikel Populer
Tutorial Pembuatan Gelas dari Tanah Liat
eaSYstem   22 Januari 2018
Membuat bunga dari Kulit Jagung
eaSYstem   22 Januari 2018
Produk/Usaha
Ash-Shobry collection
Aria martiana qomariyah
GANTUNGAN 3D LOVE INARA
Yudi Jimantara Pratama
Design Grafis
eaSYstem
Produsen Handsock Nisaa
Ely Laily Mahmudah
Toko Underwear
Nenda eli yuvita
Kurma ajwa jumbo madina
Ernawati syam
Kain Wolfiz Grade A
Nurul Fidyah
DRY ICE
Beny yuliyanto
Sabun G4nesh Premium
Mimin Eleora
ikan segar rumah maryam
Erna Ummu Maryam
Kelambu Kanopi
Dessy Susanti
sprei waterproof
Sprei Waterproof by. Hanna Collection
Ummu Umar Nida
Ummu Umar Nida
Gamis katun
Winda F (Sasya House)